Tampung Aspirasi Dan Usulan Saat Gelar Reses, Ini Kata Ani Rukmini Soal Wilayah Utara Yang Harus Di Perjuangkan

MutiaraindoTV, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dra. Hj. Ani Rukmini, M.I.Kom menggelar Reses ke III masa persidangan tahun 2023 di Dapil IV yang meliputi Kecamatan Tarumajaya, Kecamatan Babelan, KecamatanTambun Utara dan Kecamatan Sukawangi, kegiatan reses kali ini berlangsung di Aula SMPIT Haniya RT. 04 RW. 02 Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan. Sabtu, 11 November 2023 sore.

Acara di hadiri perwakilan dari Panwaslu Kecamatan Babelan, perwakilan dari Bawaslu Kabupaten Bekasi, RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan jajaran pengurus PAC Partai Keadilan Sejahtera Kecamatan Babelan.

“Saya termasuk anggota dewan yang merasa berkepentingan dan butuh melaksanakan reses, terutama untuk dapil saya yaitu khususnya wilayah Utara, “kata Ani usai acara.

Sebab menurutnya, reses merupakan kesempatan untuk bisa bertemu masyarakat dan menyerap aspirasi, masukan dan keluhan secara langsung apa yang menjadi keinginan mereka. Karena fungsi reses itu, antara lain sebagai sarana untuk memberikan input kepada pemerintah dalam melaksanakan pembangunannya. “Imbuhnya.

“Adapun usulan yang sudah masuk masih yang menjadi primadona adalah soal infrastruktur, baik jalan lingkungan, Drainase di perkampungan maupun perumahan”.

Lanjutnya, Alhamdulillah untuk dapil IV dalam beberapa tahun ini sudah kelihatan pembangunannya, jalan – jalan utama sudah selesai di cor, juga jalan lingkungan ada pengecoran di mana mana, tetapi tetap usulan dan aspirasi harus kita perjuangkan demi pembangunan khususnya di Utara. “Ungkapnya.

Menurut Legislator Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS tersebut, “usulan honor Guru TPQ, TPA, Honor Marbot, Imam Musholla, dana hibah untuk Yayasan dan Masjid juga menjadi masukan buat saya untuk di bahas pada rapat dewan nanti.

Namun di sisi lain kendala realisasi masih tetap ada karena anggaran yang terbatas, keinginannya banyak dan sedangkan anggarannya tidak mencukupi. Tentu saja ketika tahun ini tidak terealisasi itu harus input ulang untuk realisasi tahun anggaran mendatang, “ungkap Ani menjelaskan.

Ani Rukmini juga menyoroti soal aktivitas truk pengangkut tanah yang menimbulkan debu, dan kemacetan di nilai sangat merugikan masyarakat pengguna jalan.

“Pembangunan perumahan yang mulai menggeliat di wilayah Babelan tidak di imbangi dengan pengawasan dari dinas terkait mengakibatkan truk pengangkut tanah yang sangat meresahkan masyarakat akibat debu dan kemacetan yang di timbulkan oleh aktivitas tersebut. “Pungkasnya. (Ali M)

Check Also

Masa Akhir Jabatan Bupati Situbondo Torehkan Tinta Emas Dengan Membangun GOR Bung Karna

Mutiaraindotv.com, SITUBONDO, JAWA TIMUR – Bupati Situbondo, Karna Suswandi torehkan tinta emas dengan dibuktikan saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *