Terkait Nasib Perangkat Desa, Pemkab Muba Tutup Mata

Mutiaraindotv – Musi Banyuasin, Sudah hampir sebulan lamanya menunggu hasil yang di harapkan terkait adanya permasalahan di Desa Pengaturan, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Namun sampai saat inj tak kunjung datang hasil yang di harapkan. Apalagi untuk tetap kembali bekerja sebagai Kepala Dusun (Kadus 2) di Desanya yang ingin di Bangunnya.

Pantauan Mutiaraindotv di lapangan, bahwa sejak di keluarnya Surat Pemberhentian Sementara oleh Kepala Desa. Tepatnya di Desa Pengaturan, Kecamatan Batang Hari Leko.

” Yang mana nasib dari 5 orang tersebut di antara salah satunya Taufik, selaku Kepala Dusun 2, Desa Pengaturan yang di duga tanpa alasan yang jelas, diberhentikan karena bukan Berdomisili di Dusun 2 “.

Dan juga pemberhentian tersebut tanpa Musyawarah Desa ataupun dari Tokoh Masyarakat sesuai dengan aturan yang telah di atur.

Ketika Tim Mutiaraindotv, menyambangi Kantor Kecamatan yang ingin mempertanyakan terkait Kepala Dusun 2, yang telah memberhentikan sdr. Taufik tak membuahkan hasil yang diharapkan. Dan begitu juga Tim mendatangi Kantor DPMD Kabupaten Musi Banyuasin dengan hasil Nihil.

Sementara Itu Taufik mengatakan, ke Tim Mutiaraindotv, sangat keberatan dan tak menyangka bercampur kecewa sudah dua kali melayangkan Surat ke Bupati Dodi Reza Alex Noerdin, Ketua DPRD, Inspektorat, DPMD tak ada tanggapan sekalipun. Jangankan untuk membalas Surat memanggil pun tak pernah, ungkap Taufik.

Lebih lanjut lagi Taufik menambahkan bahwasanya ada Penjaringan Perangkat Desa yang di laksanakan pada hari Selasa, 08 Desember 2020 yang lalu.

” Dan  saya pun pernah menghadap Pak Sekda Drs. Apriyadi menuturkan, bahwa agar sekiranya sdr. Taufik untuk membuat Surat Keberatan atas di berhentikannya sebagai Kepala Dusun 2 di Desa Pengaturan “, ucapnya.

Dan Sekda Muba berharap agar Surat itu di berikan padanya melalui Bupati Musi Banyuasin, agar nanti bisa memerintahkan Sekda untuk menyelesaikan masalah sdr. Taufik.

” Apabila surat itu sampai ke tangannya, nanti Sekda memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa kebenarannya “, tegas Taufik. (Mey).

editor ” Awi “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *