Terkait Polemik Di Desa Paowan, Berharap Pihak DPRD Kabupaten Situbondo Turun Tangan

SITUBONDO ( MutiaraindoTV.com ) – Polemik di Desa Paowan sampai saat ini belum juga kunjung selesai, Warga setempat berharap ada pihak Eksekutif maupun legislatif yang turun tangan atas polemik yang terjadi entah itu permasalahan Pemerintahan Desa maupun permasalahan pribadi yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa serta Skretaris Desa (Sekdes) Paowan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo.

Diketahui saat ini pihak Pemkab Situbondo memang baru memiliki Bupati Terpilih namun sayang sampai saat ini masih belum melaksanakan Pelantikan, Jhoniadi selaku Warga Desa Paowan berharap jika pihak Pemkab Situbondo belum menanggapi polemik di Desanya, ia berharap ada pihak – pihak yang bisa turun tangan untuk menyelesaikan polemik yang terjadi di Desa Paowan.

” Polemik di Desa kami sudah bukan rahasia lagi, namun sampai saat ini belum juga menemukan Penyelesaian, dimana Kepala Desa yang kami anggap orang tua kami selaku pemimpin di Desa tercinta kami dalam segi pelayanan di Pemerintahan Desa pun kurang, bukan hanya jarang ngantor saja melainkan Dugaan – dugaan Penyelewengan anggaran juga sudah kami adukan, ditambah permasalahan kepala Desa dengan beberapa warga terkait masalah sewa dan dugaan Penipuan dan Penggelapan juga belum kunjung selesai,” Tuturnya saat diwawancarai wartawan MutiaraindoTV.com

Sedangkan saat Wartawan MutiaraindoTV.com mengkonfirmasi Kustari selaku DPP Dewan Penasehat Pusat LSM Teropong. Pihaknya berharap polemik di Desa Paowan pihak Legislatif bisa melirik dan ikut andil dalam penyelesaian yang terjadi di Desa Tersebut.

” Mungkin sudah waktunya pihak DPRD Kabupaten Situbondo juga ikut turun menanggapi perihal Pro dan Kontra serta permasalahan di Desa Paowan Kecamatan Panarukan,” Katanya.

Menurut Kustari, pihak Pemkab Situbondo dalam menanggapi permasalahan di Desa Paowan sangat lamban, apalagi pihak Inspektorat Pemkab Situbondo dalam melaksanakan tugasnya seakan setengah – setengah.

” Polemik ini sudah lama terjadi, sampai saat ini belum juga permasalahan ini selesai Mala tambah memanas dan berkelanjutan, bahkan dari pihak pemerintah Kabupaten sendiri seakan acuh – tak acuh atau setengah – setengah menanggapi kasus – kasus yang terjadi di Desa Tersebut yang dilakukan oleh oknum Kades maupun oknum sekdes.

Kita tahu pihak Inspektorat memiliki tugas pengawasan serta melakukan pemeriksaan terhadap pemerintahan Desa, namun apa yang terjadi sampai saat ini belum juga ada keputusan yang pasti sampai warga menunggu hasil keputusan tersebut, tolong jangan sampai buat Masyarakat memiliki asas praduga tak bersalah, jika rakyat sudah tak percaya maka apa gunanya fungsi pengawasan dan pemeriksaan,” Tegasnya.

Kustari juga menjelaskan bahwa pihak legislatif selaku Controling dan memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja – kinerja pemerintah Kabupaten, pihaknya meminta pihak DPRD ikut andil dalam penyelesaian polemik yang ada di Desa Paowan.

” Harapan terbesar saya iya dari pihak DPRD ikut andil dalam permasalahan ini, sebagai fungsi pengawasan terhadap oknum – oknum pemerintah Kabupaten dimana yang kita tahu semenjak polemik yang terjadi di Desa Paowan Pihak Pemkab Situbondo seakan tak menghiraukan dan menanggapi dengan serius, ini keluhan rakyat jadi tolong tanggapi dengan serius,” Pungkasnya.

Diketahui sebelumnya pihak Pemdes Paowan Khususnya Kepala Desa dan Skretaris Desa (Sekdes) Paowan diadukan oleh beberapa warganya terkait dugaan Penyelewengan anggaran dari APBD maupun non APBD ke Pihak Inspektorat Pemkab Situbondo, ditambah juga dilaporkan oleh warga terkait dugaan Penipuan serta Penggelapan dengan Modus Sewa Mobil.

(F12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *