Ternyata Ambulance Desa Dibeli Melalui Dana ADD, Bukan Bantuan Gubenur Sumsel

Mutiaraindotv, Muara Beliti – Musi Rawas, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru beberapa pekan yang lalu secara Simbolis telah melepas Ratusan Unit Kendaraan Roda Empat berjenis Kijang Inova. Yang mana Kendaraan tersebut diperuntukan untuk Alat Transportasi khusus Ambulance di Desa yang ada di Propinsi Sumatera Selatan. Rabu, 30 Desember 2020.

Namun sangat disayangkan dikira Mobil tersebut bantuan Gubernur SumSel H. Herman Deru….?. Ternyata R4 tersebut yang katanya sebagai Mobil Ambulance Desa, di beli mengunakan Anggaran Dana Desa (ADD).

Seperti halnya Kendaraan Operasional Mobil Ambulance di Desa Sukakarya, Kecamatan Suku Tenggah Lakitan (STL) Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas di tahun 2020. Yang telah mendapat satu Unit bantuan Kendaraan Mobil Ambulance Desa.

Akan tetapi berdasarkan pantauan awak media serta informasi dari Masyarakat setempat, bahwa Kendaraan Mobil Ambulance tersebut tidak lagi sebagai Mobil Ambulance. Namun seperti Mobil Pribadi.

Sementara Kepala Desa (Kades) di Desa Sukakarya tersebut, tidak lagi menjabat sebagai Kades. Dan saat ini Jabatan Kades sudah dijabat oleh Pelaksana Harian (PLH) hingga Pejabat Sementara Kades yang diambil dari ASN di Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

” Sedangkan fasilitas Mobil Ambulance tersebut seperti Sharine maupun merk Ambulance Desa tidak ada lagi “.

Menurut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) STL Ulu Terawas Zaini menjelaskan, bahwa terkait soal Mobil Ambulance itu memang benar Bantuan yang di lepas oleh Gubernur SumSel beberapa pekan yang lalu.

” Namun prosedurnya kendaraan Mobil ambil dari Musi Rawas ke Palembang dan dilepas secara Simbolis oleh Gubernur. Akan tetapi sewaktu Pembelian Mobil tersebut di Anggarkan melalui Dana ADD Desa Sukakarya, bukan dari Anggaran Pendapatan Belanjah Daerah (APBD) “, jelas Zaini .

Ditambahkan Zaini, apabilah fasilitas Kendaraan Mobil Ambulance Desa itu sudah tidak ada lagi, ya otomatis sudah menyalahi aturan. Sebab sewaktu dilepas oleh Gubernur SumSel Kendaraan itu sudah dilengkapi seperti Mobil Ambulance biasanya.

” Kemudian sepengetahuan saya kendaraan Mobil Ambulance Desa itu belum serah terima baik ke PLH Kades maupun ke Pjs Kades. Sebab kami selaku Pemerintah di Kecamatan belum ada Pemberitahuan terkait hal itu “, terang Zaini.

Sementara itu Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (Kadis DPPKAD) Zulkifli Idris melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset Irfan mengatakan, kalau untuk fasilitas Kendaraan bantuan yang ada di Desa sejak tahun 2016 hingga 2020 ini.

” Baik bantuan kendaraan seperti, Sepeda Motor maupun Mobil, tidak tercatat sebagai Aset Daerah. Namun tercatat sebagai Aset Desa atau Kecamatan “, pungkasnya.

Selanjutnya apapun bentuk kejadian
ataupun Hal-hal yang tidak kita inginkan semuanya ditangung oleh Kepala Desa itu sendiri. Sebab fasilitas bantuan tersebut di berikan kepada Desa, ucap Irfan.

Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (Kadis DPMD) Ahmadi Zulkarnain, membenarkan kalau di Kabupaten Musi Rawas ada 6 Unit Kendaraan Ambulance Desa. Namun itu semua bukan Bantuan Gubernur SumSel.

Kendaraan tersebut, jenis Ambulance Desa itu dipergunakan untuk kepentingan Masyarakat di Desa itu sendiri. Dan jikalau ada yang Sakit mau di antar ke Rumah Sakit, ungkap Kadis PMD.

” Kemudian kedepannya ya otomatis kendaraan itu wewenang Kades yang menerima bantuan tersebut, supaya dapat dipergunakan untuk kepentingan Masyarakat di Desa “, beber Ahamdi Zulkarnain . (021_SM Zul).

editor ” Awi “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *