Tilang Elektronik Siap Di Laksanakan Di Bekasi

Mutiaraindotv.com (Bekasi)-

Dalam rangka menjalankan program Kapolri Jenderal Listyo Sigit  Prabowo yang  salah satunya adalah penegakan hukum yang transfaran di bidang lalu lintas. Satuan Lalu Lantas Polres Metro Bekasi pada pertengahan Maret 2021 akan memberlakukan sistem penilangan secara elektronik atau ETLE (Elektronik Traffic Low Enforcement).

Hal itu dikatakan Kasatlantas Polres Metro Bekasi,AKBP Ojo Ruslan kepada Mutiaraindotv.com, Kamis (4/3).

“Sebagai permulaan Sat Lantas Metro Bekasi akan memasang kamera etle di perempatan jalan RE Martadinata  tepatnya depan perempatan SGC, dititik tersebut akan dipasang camera yang akan merecord kendaraan yg melakukan pelanggaran,  baik kendaraan yang datang dari arah barat menuju timur/krawang maupun sebaliknya,” Ungkapnya.

Adapun, sambung Kasatlantas,pelanggaran yang terekam kamera etle adalah pelanggaran marka jalan, penggunaan Hp saat mengemudi, safety belt dll.

” Saat ini kami sedang melakukan sosialisasi kamera etle tersebut. Sehingga nantinya masyarakat akan paham dan bisa meningkatkan disiplin berlalu lintas,” Katanya.

Dengan adanya sistem ETLE diharapkan tingkat pelanggaran lalu lintas menurun dan juga menekan angka kecelakaan.

“Kamera ini akan beroperasi selama 24 jam dan berharap program ini berjalan dengan  baik, seluruh masyarakat juga  harus mendukungnya serta menjaga. Karena ini bagian dari upaya  transfaransi lembaga kepolisian yang sedang dijalankan, dimana Pak Kapolri dengan jargon PRESISI nya  berupaya menuju Polri yang prediktif,  responsibilitas, transfaransi dan berkeadilan.

Disamping itu dengan komunikasi ETLE ini, juga dapat mengurangi komunikasi langsung petugas dilapangan dengan para pelanggar lalu lintas.Sehingga mengurangi peluang adanya penyimpangan yang dilakukan oleh anggota.

Sistem ETLE ini mempermudah petugas dalam melakukan penindakan kepada para pelanggar lalu lintas.

“Pola kerjanya adalah kendaraan pelanggar yang terekam kamera akan dikonfirmasi melalui surat yg dikeluarkan oleh Lantas Polres Bekasi dimana dari nopol kendaraan tersebut kita akan tahu kendaraan  jenis apa pemilik nya siapa serta alamat nya dimana. Kita akan kirimkan suratnya ke alamat tersebut dan nanti dilakukan penilangan,”Kata AKBP Ojo Ruslan.

Dikatakannya, penyelesaian tilang dilakukan pembayaran di  BRI dan bila tdk diselesaikan maka kendaraan tersebut akan di blokir di kantor samsat.

“Penerapan sistem tilang etle ini merupkan hasil kerja sama dengan Ditlantas Polda Metro, pemda Kabupaten Bekasi serta pihak terkait. Kedepan akan dikembangkan lagi dengan cara menambah titik titik jalan tertentu yang akan dipasang kamera etle dan bisa mencapai 10 titik lainya seperti di lippo cikarang, delta, Ki Hajar Dewantoro dll,”Kata Kasatlantas.dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *