Usai Diancam Terkait Penyelidikan Sejumlah Kasus Korupsi, Anak Kasipidsus Kejari TTU Diculik

Mutiara IndoTV, Kota Kupang – NTT. Richad Mantolas bocah berusia 4 tahun di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi Korban penculikan, yang diduga berlatar belakang pada sejumlah kasus korupsi yang sedang ditangani oleh ayah korban dan menyusul ancaman beruntun selama setahun terakhir.

Anak dari Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan negeri Kabupaten Timur Tengah Utara (Kasi Pidsus Kejari TTU) Richad Mantolas, diduga menjadi korban penculikan saat tengah bermain di halaman rumahnya di Perumahan Budianto Sejahtera Bersama (BSB), Blok D, Nomor 38, Jalan Fatudela, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon C Nugroho mengatakan kejadian tersebut berawal saat korban bersama adiknya (Wilar) dan ditemani oleh pembantunya hendak berbelanja ke sebuah warung yang terletak di samping rumah, saat sedang berbelanja korban yang sedang asyik bermain di depan warung lepas dari pengawasan sang pembantu.

“Usai berbelanja ketika meninggalkan warung korban yang dititipkan pada pembantu rumah tangga oleh kedua orang tuanya, diketahui menghilang sepulang dari berbelanja di sebuah warung yang berada tidak jauh dari rumah korban, ” jelas Anthon C Nugroho. Selasa, (29/05/2018).

Sebelum korban diketahui hilang, pemilik warung mengaku sempat melihat gelagat 2 orang pria yang mencurigakan dengan mengendarai sebuah mobil berwarna putih yang di parkir hanya beberapa meter jaraknya dari rumah korban.

“Seorang pria menggunakan jaket kulit, bahkan sempat berbelanja ke warungnya dengan menggunakan masker yang menutupi sebagian wajah pelaku,” pungkas Anthon Nugroho.

Ayah korban Kunrat Mantolas yang menjabat sebagai Kasi Pidsus Kejari TTU di Gedung Mapolres Kupang Kota  mengatakan, penculikan diduga berlatar belakang pada sejumlah kasus yang sedang ditangani oleh dirinya.

“Saya sering mendapat ancaman via telepon dari nomor yang tidak diketahui selama setahun terakhir, terkait penyidikan sejumlah kasus yang ditanganinya,” tandas Kunrat.

Kasus penculikan anak ini kini ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kupang Kota, dengan memeriksa sejumlah saksi Pembantu Rumah Tangga (PRT) maupun warga sekitar pun turut dimintai keterangan oleh Polisi untuk mengungkap motif kasus tersebut.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon C Nugroho mengungkapkan hingga saat ini pihaknya berupaya semaksimal mungkin, untuk mengungkap kasus ini terutama pada keselamatan korban. (Alden)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *