Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya Mengucapkan Selamat Kepada Dua Desa Yang Resmi Menjadi Desa Persiapan, Desa Suku Lanting Dan Desa Persiapan Permata Jaya

Mutiara IndoTV, Kabupaten Kubu Raya – Kalimantan Barat. Wakil Bupati Kabupaten Kubu Raya Hermanus mengucapkan selamat kepada dua Desa yang resmi menjadi Desa Persiapan, yaitu Desa Suku Lanting Dan Desa Permata Jaya. Hal tersebut disampaikan Hermanus usai kegiatan peresmian dua Desa persiapan di Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Selasa, (20/03/2018).

Menurut Hermanus, kegiatan peresmian Desa persiapan ini bukanlah bagian akhir. Bamun merupakan bagian awal dalam menjalankan roda Pemerintahan, agar bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Seperti yang sudah kita ketahui, tujuan diresmikan dua Desa ini adalah untuk mengefektifkan pelayanan kepada masyarakat. Dan mudah – mudahan tujuan ini bia terus ditingkatkan, selain itu kedua Desa ini juga harus bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Hermanus.

Kata Hermanus, jika Roda Pemerintahan sudah bisa dijalankan oleh Desa Persiapan Suku Lanting Dan Desa Persiapan Permata Jaya. Maka dalam kurun waktu satu sampai dengan tiga tahun, bisa menjadi Desa Defenitif, sesuai dengan ketentuan – ketentuan yang berlaku.

“Jika berdasarkan evaluasi Dua Desa persiapan ini sudah dianggap layak, maka tidak akan menutup kemungkinan kedua desa ini bisa diproses menjadi Desa defenitif. Dan jika sudah menjadi Desa Defenitif, maka akan menjadi sebuah Desa yang Otonom, mandiri, dan memiliki kewenangan yang lebih besar. Dibanding menjadi desa persiapan seperti saat ini,” tutur Hermanus.

Hermanus menegaskan, Desa Persiapan Suku Lanting Dan Desa Persiapan Permata Jaya harus sesegera mungkin membenahi persoalan – persoalan yang belum selesai. Seperti Batas wilayah, Struktur organisasi dan pengangkatan para perangkat Desa.

“Selain itu masih banyak lagi yang menjadi tugas mereka, yaitu pendataan, kependudukan, inventaris pertanahan, aset, potensi Desa, dan semua ini perlu dilakukan. Selain itu kedua Desa ini juga harus memberikan pelayanan yang terkait dengan pelayanan dasar, dan hal lain yang menjadi kewajiban dari Desa persiapan,” tegas Hermanus.

Hermanus berharap, kepada para Pejabat Desa Persiapan Suku Lanting Dan Desa Persiapan Permata Jaya yang baru saja dilantik untuk bisa membangun Komunikasi bersama dengan masyarakat, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, dan Desa Induk yaitu Desa Sungai Asam.

“Jadi mereka harus sering membangun komunikasi, seperti berkonsultasi dan berkoordinasi. Termasuk juga kepada para pihak Kecamatan Sungai Raya, agar tidak ada halangan dan hambatan bagi kedua Desa Persiapan ini untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan sungguh – sungguh. Dan saya berharap dukungan masyarakat juga sangat dibutuhkan, karena dapat membantu pejabat kepada Desa dalam menjalankan tugas yang diamanahkan,” harap Hermanus.

Ditambahkan oleh PJ Kepala Desa Persiapan Permata Jaya Supriyadi menegaskan, akan memperjuangkan Desanya untuk menjadi Desa Defenitif, sesuai dengan mekanisme yang sudah ada.

“Walaupun tugasnya berat, dan kita juga akan selalu membangun komunikasi. Terutama kepada Kepala Desa yang lama, Dinsos Pemdes Kubu Raya, serta pihak – pihak terkait lainnya, agar kedepannya Desa Persiapan Permata Jaya ini bisa menjadi Desa Defenitif, ”ucap Supriyadi dengan sebuah senyuman.

Ditambahkan oleh anggota tim Pemekaran Desa Persiapan Permata Jaya, Mursidi mengungkapkan bahwa pihaknya sangat merasa gembira dengan diresmikannya Desa Persiapan Suku Lanting Dan Desa Persiapan Permata Jaya. Karena perjuangan yang dilakukan ia bersama rekan – rekannya tidak sia – sia.

“Kami bersama masyarakat akan selalu berjuang, untuk memajukan Desa Persiapan Permata Jaya, dan kami akan mengawal terus, agar desa ini bisa menjadi Desa Defenitif,” ungkap Mursidi.

Mursidi menerangkan rahasia suksesnya proses pemekaran Desa Persiapan Permata Jaya yaitu, dengan membangun kerja sama yang baik antar tim, dengan memulainya dari bawah atau rapat kecil, hingga menjadi sebuah rapat besar.

“Karena kami bersama dengan masyarakt setempat memandang, proses pemekaran ini memang sangat dibutuhkan, sehingga bisa menyatukan hati dan menguatkan tekad. Dan yang paling mendorong kami adalah Kepala Desa Sungai Asam, Sumardi yang begitu legowo membantu proses pemekarannya. Sehingga saat ini bisa kami rasakan, ”tutup Mursidi. (Viky/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *