Wakil Ketua DPC PWRI Kubu Raya Menerima Laporan Dari Tokoh Dan Masyarakat, Tentang Proyek Pekerjaan Pembangunan Jalanan Poros Sei Bemban

MutiaraindoTV, Kabupaten Kubu Raya -Kalimantan Barat. Wakil Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) dan KKR Rudi Halik, saat menerima laporan dari sejumlah Tokoh Masyarakat Sei Bemban dan masyarakat Pelita Punggur Kecil Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Daya.

“Perwakilan PWRI Provinsi Kalimangan Barat untuk diwliyah Kabupaten Kubu Raya mendapatkan laporan, bahwa masyarakat mengeluhkan debu akibat Proyek pekerjaan pembangunan jalanan poros. Yang diduga kurang propisional dan tidak memikirkan keselamatan, kesehatan, dan keselamatan warga penguna jalan dan masyarakat setempat.

“Serta telah mengabaikan hak – hak yang telah di atur dalam sistim teknis pelaksaan kerja oleh PT. Karya Guikha Bersaudara KSO dan PT. Dua Pilar Inti yang di tunjuk oleh Dinas PUPR dan Dinas Bina Marga Kabupaten Kubu Faya.

Untuk itulah warga masyarakat Pengguna jalan dan wrga setempat berharap, agar segera mungkin mengadahkan penyiraman jalan tersebut. Agar tidak lagi menimbulkan debu yang bisa mengakibatkan pulusi udara, yang mungkin akan mengakibatkan penyakit bagi warga masyarakat Desa Punggur Kecil dan pengguna Jalan yang akan melewati akses jalan tersebut.

maupun warga penduduk yang berada di area lokasi pekerjaan tersebut, yang setiap hari harus mengirup debu akibat aktipitas kegiatan proyek pembangunan jalan. Dan ini akan mengancam keselamatan dan kesehatan warga masyarakat Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. “Kata Rudi Balik.

“Seharusnya sebelum pelaksanaan kegiatan proyek tersebut, harus membuat rencana kerja yangg baik berkualitas dan memihak kepada keselamatan warga masyarakat. Dalam tahapan pembagunan tersebut, seharusnya memikirkan K3 yaitu :

– Keselamatan.

– Kesehatan.

– Kenyamanan.

Wakil Ketua DPC PWRI dan KKR Rudi Halik berharap agar istansi terkait, atau dinas yang menangani kebijakan tersebut. Dapat segera mungkin langsung memerintahkan kepada PT. Karya Guikha Bersaudara KSO dan PT. Dua Pilar Inti. Pelaksana atau kontraktor pekerjaan jalan poros tersebut, untuk dapat segera mungkin memenuhi keinginan warga masyarakat Punggur Kecil dan sekitarnya.

Kalau pun mungkin pihak – pihak yang ditunjuk oleh dinas tidak mau melaksanakan tugas dan kewajibannya, ada hak dinas atau istansi terkait untuk menganti saja pelaksana pekerjaan yang tidak bertangung jawab tersebut. Demi kelancaran pembangunan yang kita laksanahkan saat ini. “Pinta Rudi.

Sementara berita ini di sudah di layangkan pihak pelaksanaan kegiatan Proyek tersebut, maupun Istansi terkait belum dapat dihubungi. (Yudha/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *