Wapres Berpesan Di Khotbah Jum’at, Mari Kita Senantiasa Menjaga Kesepakatan Al Mu’Minuna ‘Ala Syurutihim

Mutiaraindotv, Masjid Baiturrahim Istana Kepresidenan – Jakarta, Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta seluruh Masyarakat Indonesia, termasuk Umat Islam, untuk saling menjaga terus hasil kesepakatan para Pendiri Bangsa saat membangun Negara, Pancasila, dan UUD 1945.

Dari Ketiga hal ini (Pancasila, UUD 1945, dan NKRI), merupakan Kesepakatan Nasional yang dalam Perspektif Islam disebut sebagai Al Mitsaq Al Wathany. Karena itu, bagi Umat Islam Negara ini adalah Negara Kesepakatan, Darul Mitsaq, yang harus dijaga dan dipelihara, katanya dalam Khutbah Jum’at di Masjid Baiturrahim, Istana Kepresidenan, Jakarta. Jum’at, 14 Agustus 2020.

Hadir dalam Khutbah Shalat Jum’at yaitu Presiden Joko Widodo dan sejumlah Menteri, Anggota Kabinet Indonesia Maju.

Oleh karena itu, Wapres mengajak Bangsa Indonesia untuk tidak henti-hentinya Bersyukur atas Anugerah Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 75 tahun. Dengan Kemerdekaan Indonesia ini, bagaimana cara kita merawat dan menjaganya.

” Kita juga harus bersyukur, karena para Pendiri Bangsa dengan Semangat Kesatuan dan Persatuan telah berhasil Meletakkan Dasar-dasar Kebangsaan dan Kenegaraan kita “.

Mereka telah menyusun, menyepakati Pancasila sebagai Dasar Negara, yang merupakan titik temu dari seluruh Bangsa yang berbeda-beda, yang dalam Perspektif Islam disebut sebagai Kalimatun Sawaa’, yaitu Kesepakatan. Begitu juga dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Bentuk Negara NKRI, pesan Wapres.

Sama halnya dengan Negara Indonesia, menurut Wapres, Islam Indonesia merupakan Islam Ma’al Mitsaq, Islam yang di dalamnya ada Kesepakatan-kesepakatan yang harus dijaga, dipelihara, dan dihormati. Karena Umat Islam adalah Umat yang senantiasa menjaga kesepakatannya, Al Mu’minuna ‘Ala Syurutihim, sambung Wapres.

Terkait dengan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke- 75 ini, Wapres berharap semangat Juang Kemerdekaan ini juga harus dijadikan Landasan untuk melawan Pandemi Covid- 19.

” Dengan semangat itu pula kita jadikan landasan untuk menghadapi Pademi Covid- 19 yang tengah menimpa Bangsa kita dan bahkan seluruh Bangsa di Dunia. Yang dampaknya tidak hanya pada Kesehatan tapi juga pada Sektor Sosial dan Ekonomi “, imbuhnya. (Rls/021).

editor ” Awi “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *